Tugas Akhir Mahasiswa S1

Devi Nurul Amalia (S1 Matematika, Jurdik Pendidikan Matematika, FMIPA UNY)

Berdasar Kuliah Sejarah Matematika (Vconf 10 pada Jum’at, 30 April 2021)

Oleh Prof. Dr. Marsigit, M.A. dan Heru Sukoco, S.Si, M.Pd

(Semester genap 2020/2021)

Tugas akhir merupakan tugas yang harus ditempuh oleh semua mahasiswa. Tugas akhir ini menjadi prasayarat untuk memperoleh gelar. Seperti mahasiswa matematika harus menyelesaikan tugas akhir sebagai salah satu syarat untuk kelulusan dan memperoleh gelar S.Si (Sarjana Sains). Tugas akhir berupa karya ilmiah yang disusun oleh mahasiswa di setiap program studinya dan didampingi oleh dosen pembimbing. Tugas akhir ini lebih akrab disebut dengan “skripsi”. Setiap fakultas memiliki aturan tersendiri dengan mengikuti standar universitasnya. Oleh karena itu, biasanya setiap universitas memiliki panduan atau pedoman tugas akhir untuk mahasiswanya.

Mahasiswa akan dituntut untuk membuat tugas akhir berdasarkan observasi nyata. Maksutnya tidak menggunakan data yang asal-asalan. Sebagai mahasiswa matematika, biasanya yang dijadikan sebagai tugas akhir yaitu menggunakan data dari dinas, kantor perusahaan, atau lainnya. Sebagai contoh mengambil data dari dinas pariwisata. Data yang bisa diambil yaitu data jumlah pengunjung tempat wisata. Dari situ, mahasiswa akan melakukan penelitian berdasarkan data yang diperoleh.

Dalam penyusunan tugas akhir ini, selain memahami apa yang akan dibahas, mahasiswa juga harus memahami secara baik mengenai tata cara penulisan tugas akhir. Kode etik pun diperlukan untuk menyusun tugas akhir ini. Adapun salah satu contoh kode etik tersebut adalah tidak melakukan plagiarisme atau asal copy paste hasil pemikiran atau karya orang lain. Pada pertemuan sebelumnya, mengenai etika dalam mengutip karya milik orang lain atau yang biasa disebut “mensitasi” sudah dibahas secara detail. Tentunya hal tersebut sangat bermanfaat bagi mahasiswa.

Tugas akhir untuk mahasiswa S1 yang biasa djsebut skripsi pada umumnya berupa laporan penelitian dimana memiliki struktur tersendiri. Struktur tersebut dapat berbeda-beda sesuai dengan ketentuan universitas. Sebagai contoh Universitas Negeri Yogyakarta memiliki pedoman tugas akhir tersendiri yang dapat diakses melalui http://baki.uny.ac.id/. Untuk struktur penulisannya secara umum biasanya meliputi :

  1. Cover
  2. Halaman kosong
  3. Lembar judul
  4. Lembar pengesahan
  5. Lembar pernyataan
  6. Motto dan persembahan
  7. Kata Pengantar
  8. Abstrak
  9. Daftar isi
  10. Daftar tabel
  11. Daftar gambar
  12. Daftar lampiran
  13. Kemudian bab-bab yang biasanya terbagi menjadi
  14. Bab pendahuluan (pada bab ini, biasanya berisi latar belakang, rumusan masalah, tujuan dan manfaat penelitian)
  15. Bab landasan teori (merupakan uraian dari konsep dasar ilmu yang digunakan untuk penelitian)
  16. Bab metode penelitian (pada bab ini, diuraikan mengenai detai metode penelitian yang digunakan, waktu dan tempat penelitian, variabel penelitian, dan sebagainya
  17. Bab pembahasan (bab ini digunakan untuk menguraikan, menganalisa data-data yang diperoleh menggunakan landasan teori yang sesuai untuk dapat memecahkan permasalahan yang ada
  18. Bab  penutup (berisi kesimpulan dan saran oleh penulis)
  19. Daftar pustaka (berisi daftar sumber dari acuan, kutipan, referensi yang digunakan untuk kepentingan penulisan)
  20. Lampiran (berupa foto-foto atau dokumentasi lainnya sebagai penunjang)

Direfleksikan oleh:

Devi Nurul Amalia (S1 Matematika, Jurdik Pendidikan Matematika, FMIPA UNY)

Berdasar Kuliah Sejarah Matematika (Vconf 10 pada Jum’at, 30 April 2021)

Oleh Prof. Dr. Marsigit, M.A. dan Heru Sukoco, S.Si, M.Pd

(Semester genap 2020/2021)

Tugas akhir merupakan tugas yang harus ditempuh oleh semua mahasiswa. Tugas akhir ini menjadi prasayarat untuk memperoleh gelar. Seperti mahasiswa matematika harus menyelesaikan tugas akhir sebagai salah satu syarat untuk kelulusan dan memperoleh gelar S.Si (Sarjana Sains). Tugas akhir berupa karya ilmiah yang disusun oleh mahasiswa di setiap program studinya dan didampingi oleh dosen pembimbing. Tugas akhir ini lebih akrab disebut dengan “skripsi”. Setiap fakultas memiliki aturan tersendiri dengan mengikuti standar universitasnya. Oleh karena itu, biasanya setiap universitas memiliki panduan atau pedoman tugas akhir untuk mahasiswanya.

Mahasiswa akan dituntut untuk membuat tugas akhir berdasarkan observasi nyata. Maksutnya tidak menggunakan data yang asal-asalan. Sebagai mahasiswa matematika, biasanya yang dijadikan sebagai tugas akhir yaitu menggunakan data dari dinas, kantor perusahaan, atau lainnya. Sebagai contoh mengambil data dari dinas pariwisata. Data yang bisa diambil yaitu data jumlah pengunjung tempat wisata. Dari situ, mahasiswa akan melakukan penelitian berdasarkan data yang diperoleh.

Dalam penyusunan tugas akhir ini, selain memahami apa yang akan dibahas, mahasiswa juga harus memahami secara baik mengenai tata cara penulisan tugas akhir. Kode etik pun diperlukan untuk menyusun tugas akhir ini. Adapun salah satu contoh kode etik tersebut adalah tidak melakukan plagiarisme atau asal copy paste hasil pemikiran atau karya orang lain. Pada pertemuan sebelumnya, mengenai etika dalam mengutip karya milik orang lain atau yang biasa disebut “mensitasi” sudah dibahas secara detail. Tentunya hal tersebut sangat bermanfaat bagi mahasiswa.

Tugas akhir untuk mahasiswa S1 yang biasa djsebut skripsi pada umumnya berupa laporan penelitian dimana memiliki struktur tersendiri. Struktur tersebut dapat berbeda-beda sesuai dengan ketentuan universitas. Sebagai contoh Universitas Negeri Yogyakarta memiliki pedoman tugas akhir tersendiri yang dapat diakses melalui http://baki.uny.ac.id/. Untuk struktur penulisannya secara umum biasanya meliputi :

  1. Cover
  2. Halaman kosong
  3. Lembar judul
  4. Lembar pengesahan
  5. Lembar pernyataan
  6. Motto dan persembahan
  7. Kata Pengantar
  8. Abstrak
  9. Daftar isi
  10. Daftar tabel
  11. Daftar gambar
  12. Daftar lampiran
  13. Kemudian bab-bab yang biasanya terbagi menjadi
  14. Bab pendahuluan (pada bab ini, biasanya berisi latar belakang, rumusan masalah, tujuan dan manfaat penelitian)
  15. Bab landasan teori (merupakan uraian dari konsep dasar ilmu yang digunakan untuk penelitian)
  16. Bab metode penelitian (pada bab ini, diuraikan mengenai detai metode penelitian yang digunakan, waktu dan tempat penelitian, variabel penelitian, dan sebagainya
  17. Bab pembahasan (bab ini digunakan untuk menguraikan, menganalisa data-data yang diperoleh menggunakan landasan teori yang sesuai untuk dapat memecahkan permasalahan yang ada
  18. Bab  penutup (berisi kesimpulan dan saran oleh penulis)
  19. Daftar pustaka (berisi daftar sumber dari acuan, kutipan, referensi yang digunakan untuk kepentingan penulisan)
  20. Lampiran (berupa foto-foto atau dokumentasi lainnya sebagai penunjang)

Buku yang Menarik

Direfleksikan oleh:

Devi Nurul Amalia (S1 Matematika, Jurdik Pendidikan Matematika, FMIPA UNY)

Berdasar Kuliah Sejarah Matematika (Vconf 11 pada Jum’at, 7 Mei 2021)

Oleh Prof. Dr. Marsigit, M.A. dan Heru Sukoco, S.Si, M.Pd

(Semester genap 2020/2021)

Perkembangan zaman juga membawa dampak kepada buku. Mengapa demikian? Karena kini, rata-rata orang sudah malas untuk membawa apalagi membaca buku. Perkembangan teknologi yang membuat semuanya perlahan menjadi serba elektronik seperti uang elektronik, pesan elektronik, buku elektronik, dan lainnya tentu membawa dampak pada pola hidup dan kebiasaan masyarakat. Salah satunya buku.

Pada zaman dulu, buku memiliki nilai jual yang sangat tinggi. Bahkan hanya golongan berpendidikan saja yang memiliki buku. Namun kini, kebanyakan orang bahkan anak muda sudah malas untuk memegang buku. Jawabannya mudah, cari saja di internet. Orang-orang lebih merasa cukup dengan membawa 1 ponsel mampu mendapat beragam informasi tanpa perlu berat-berat membawa dan membuka serta mencari dari halaman ke halaman informasi pada buku.

Akan tetapi, maraknya informasi yang beredar di internet tentu tidak semuanya valid. Informasi sangat mudah didapat, tetapi keakuratannya perlu ditanyakan. Karena semua orang tanpa pengalaman dan pendidikan bisa mengupload karyanya di internet. Sementara untuk buku ilmiah, hanya bisa diterbitkan dengan keakuratan atau kevalidan data yang ada. Oleh karena itu, akan lebih baik jika kita tidak meninggalkan buku begitu saja hanya karna adanya perkembangan zaman yang lebih instan.

Lantas seperti apa itu buku yang baik? Buku yang baik merupakan  buku yang mengandung nilai-nilai positif didalamnya. Selain nilainya, buku yang baik juga akan memiliki struktur yang sesuai dengan standar penulisan buku. Dengan perkembangan zaman ini, tentunya buku yang baik saja tidak akan  bisa menarik perhatian seseorang. Lantas diperlukannya memberikan bumbu pada buku agar buku itu menarik. Salah satu caranya yaitu dengan menonjolkan cover buku.

Pada umumnya yang pertama kali akan orang lihat dari suatu buku yaitu cover buku. Walaupun terdapat peribahasa “jangan menilai buku dari sampulnya”. Meski demikian seseorang juga akan bisa tertarik hanya dengan melihat cover bukunya saja tanpa melihat terlebih dahulu isi buku. Maka dari itu, perlu dilakukannya pembuatan desain cover buku. Perpaduan warna, bentuk tulisan, gambar, susunan, kesesuaian dengan jenis buku, dan hal-hal lainnya haruslah sangat diperhatikan untuk pembuatan cover buku ini.

Selain itu, bagian dalam sebuah buku juga haruslah bisa disusun dan terlihat rapi dan manis. Gaya pemilihan jenis huruf, ukuran, dan warna juga akan sangat mempengaruhi minat baca calon pembaca. Jarak spasi, margin, ilustrasi, dan sebagainya juga harus sangat diperhatikan. Mengingat perkembangan zaman, kita juga harus cerdas dalam memanfaatkan fitur-fitur yang ada. Seperti memanfaatkan aplikasi-aplikasi gratis untuk membuat buku dengan tampilan yang menarik. Salah satunya dengan memanfaatkan aplikasi InDesign. Dengan bantuan aplikasi tersebut, proses editing dan dekorasi buku akan menjadi lebih mudah dan terlihat menarik. Oleh karena itu, kita jangan hanya menikmati perkembangan jaman dengan menikmati kemudahan serta senang-senangnya saja dan melupakan hal lain yang penting. Sebagai contohnya, mencoba memanfaatkan software gratis juga akan sangat menambah skill kita dan pastinya akan sangat berguna baik didunia kerja maupun dikehidupan pribadi.

Toko bunga, toko buket pertama di Temanggung : DNA Bouquet

DNA Bouquet merupakan suatu usaha yang bergerak dibidang jasa dan perdagangan. Usaha ini sudah dirintis sejak tahun 2018. Untuk lokasinya, dapat dicari melalui google maps “DNA Bouquet Parakan” yang terletak di Jetis Baru, Parakan, Temanggung. Pada awalnya, DNA Bouquet sudah buka secara offline di Jogja, akan tetapi karena pandemi, DNA baru membuka offline store nya di Temanggung.

Berikut beberapa produk dari DNA Bouquet

Produk jasa : DNA Bouquet menawarkan jasa untuk pembuatan hadiah. Sebagai contoh : konsumen membawa barang sendiri seperti pakaian, kosmetik, uang, dan lainnya untuk dijadikan buket.
Produk barang :Berbagai jenis buket seperti buket jajan, buket bunga, buket boneka, buket hijab, buket balon, dan lainnya. Untuk produk buket ini, kami memiliki produk ready stok  dan juga produk yang sesuai dengan katalog kami. Akan tetapi kami juga selalu menerima permintaan dari konsumen. Berikut ini merupakan contoh dari produk barang buket DNA Bouquet  
Gift box merupakan suatu box dengan isian hadiah. Berikut contoh produk dari gift box millik DNA Bouquet    
– Selempang. Kami juga menyediakan selempang dengan 2 pilihan bahan yairu beludru dan satin, pilihan jenis tepi yaitu tanpa tepi, tepi pita, atau tepi renda, serta pilihan warna dan tambahan lainnya. Dan tentunya konsumen dapat mengkustom tulisan di selempangnya.  
Scrap frame dan vector art. Hadiah ini berupa hadiah dengan media frame. Frame yang dipakai dapat berupa frame 3D (untuk scrap frame) ataupun 2D (untuk vector art). Scrapframe bisa berupa ucapan tulisan ataupun ditambah foto dan hiasan lainnya yang dihias menggunakan frame 3D. Kami sudah memiliki katalognya. Dimana konsumen bebas mengkustom sesuai permintaannya. Sementara untuk vektor art kami menjual hasil print out dan juga soft file dari hasil edit wajah seseorang menjadi seperti kartun. Konsumen juga dapat mengkustom seperti tulisan dan warna sesuai permintaannya.        
Hot air ballon. Hadiah ini merupakan perpaduan dari gift box dan balon. Selain pembelian sesuai katalog, konsumen juga dapat mengkustom model, tulisan, dan warna sesuai permintaannya.                

Media sosial : https://instagram.com/dna_bouquet. Pemesanan WA : 089672276963
Keunggulan dari produk DNA yaitu :
Packaging yang menarik. Kami mengemas produk kami menggunakan paper bag (tas kertas) dengan desain sablon DNA. Sehingga produk kami terkesan bersih dan mewah.
– Wangi. Produk dari kami selalu kami semprot menggunakan pewangi khusus agar menciptakan kesan fresh.
– Memiliki banyak jenis produk seperti segala jenis buket, selempang, scrap frame, hot air ballon, aneka gift box, dan lainnya
– Menerima permintaan dari pelanggan. Seperti contoh : buket sendal di campur dengan parfum dibungkus dengan kertas warna abu-abu.Bisa menyesuaikan anggaran darikonsumen. Sebagai contoh : konsumen meminta dibuatkan buket snack dengan anggaran sebesarRp 58.000,00.
– Gratis ucapan cetak printer. Jika ditempat lain hanya gratis kertas ucapan, di DNA gratis ucapan yang dicetak printer (bukan tulisan tangan) menggunakan kertas glossy. Sehingga terkesan lebih rapi.
– Memiliki ready stock. Jika di tempat lain hanya menerima made by order, di DNA kami menyediakan berbagai  model ready stock dengan rentangharga yang bervariasi  yang siap langsung dibawa konsumen.
– Melayani berbagai macam cara untuk pengambilan produk.
DNA melayani COD di 3 kota sekaligus. Yaitu Temanggung (Parakan, Kedu, Bulu, Temanggung Kota, Kranggan), Yogyakarta (Daerah UNY,UGM, dan UII), serta Surakarta (Daerah UIN),Melayani delivery langsung dengan kurir DNA di kota Temanggung dan Jogja, Menerima pengiriman menggunakan grabsend atau gosend,Dapat diorder melalui market place shopee, Dapat dikirim kemana saja menggunakan semua ekpedisi.
– Menerima berbagai macam metode pembayaran (cash, transfer bank, top up ovo, dan top up shopee pay) tanpa DP. Pembayaran dapat dilakukan diawal pemesanan atau saat barang diterima.
– Memiliki akun testimoni tersendiri dengan jumlah lebih dari 500 testimoni
– DNA sudah memiliki offline store.

Riset, Sejarah, dan Lini Masa Matematika

Riset, Sejarah, Dan Lini Masa Matematika

Direfleksikan oleh:

Devi Nurul Amalia (S1 Matematika, Jurdik P Mat, FMIPA UNY)

Berdasar Kuliah Sejarah Matematika

Oleh Prof. Dr. Marsigit, M.A. dan Heru Sukoco, S.Si, M.Pd

(Semester genap 2020/2021)

RISET SEJARAH

Riset atau penelitian sering dideskripsikan sebagai suatu proses investigasi yang dilakukan dengan aktif, tekun, dan sistematis, yang bertujuan untuk menjawab pertanyaan yang dilakukan melalui proses penelitian. Ciri-ciri dari seorang peneliti sejarah adalah persistent (gigih), sabar, tidak memihak, dan kolektor data.  Penelitian sejarah dimulai  dengan fokus pada satu hal, mengumpulkan data primer dan data sekunder, mengevaluasi sumber, membuat hipotesis, kemudian membuat laporan. Sumber sejarah terbagi menjadi dua. Yaitu sumber primer (dokumen asli, artefak, tulang belulang) dann sumber sekunder (majalah, jurnal, buku, ensiklopedia, internet).

SEJARAH DAN LINI MASA MATEMATIKA

Sejarah merupakan suatu kejadian yang benar-benar terjadi di maa lampau. Sejarah matematika merupakan serangkaian sejarah dari adanya matematika itu sendiri.

Sejarah selalu berkaitan dengan timeline (lini masa). Sebagai contoh pada awal sejarah kehidupan manusia, manusia hidup menggunakan batu, kemudian perunggu, lalu besi, dan perak.  Penemuan-penemuan sejarah matematika berdasarkan sumber https://mathigon.org/timeline sebagai sumber data sekunder dapat dirangkum sebagai berikut :

20000 SM – Ishango Bone (Tulang Ishango) : Tulang ini berasal dari periode Paleolitik Muda dalam sejarah manusia, dan berusia sekitar 20.000 tahun.

30000 SM – Counters, MS 3047, VAT 12593 : Di Mesopotamia kuno, hampir 10.000 tahun yang lalu, juru tulis dan pedagang mulai menggunakan benda-benda kecil dari tanah liat tiga dimensi sebagai penghitung, untuk mewakili jumlah, satuan, atau barang tertentu. Ribuan diantaranya ditemukan di situs arkeologi di Timur Tengah.

MS 3047/Mesopotamian Tablets merupakan lempengan tanah liat tertua yang diketahui sebagai perhitungan matematis, dibuat sekitar 2700 SM di Sumeria.

VAT 12593 – Sumerian Multiplication Table merupakan papan perkalian yang dibuat sekitar 2600 SM di kota Shuruppak di Sumeria.

2000 SM – Plimpton 322, YBC 7290,Tomb of Menna merupakanTablet/papan tanah liat Babilonia yang disebut Plimpton 322, dibuat sekitar tahun 1750 SM di Sumeria pada masa pemerintahan Hammurabi Agung.

YBC 7290/Babylonian Area Tablets merupakan  dua lempeng tanah liat dari koleksi Yale Babylonian ini dibuat antara tahun 1800 dan 1600 SM, dan berisi latihan para juru tulis siswa untuk menghitung luas berbagai bentuk geometris.

Tomb of Menna – Menna adalah juru tulis utama di Mesir kuno dan bertugas mengukur luas ladang untuk pertanian, memeriksa hasil panen, melapor ke administrasi pusat Firaun, dan menghitung pajak.

600 SM – Thales, Thales of Miletus (c. 624 – 546 SM) adalah seorang ahli matematika dan filsuf Yunani.

500 SM – Pythagoras, Ia terkenal karena membuktikan Teorema Pythagoras, namun juga membuat banyak penemuan matematika dan ilmiah lainnya.

400 SM – Zeno, Plato, Aristoteles

Zeno – Zeno dari Elea (c. 495 – 430 SM) adalah seorang filsuf Yunani yang dikenal karena paradoksnya yang terkenal dan telah memesona para ahli matematika selama berabad-abad.

Plato – Plato (c. 425 – 347 SM) adalah seorang filsuf di Yunani kuno, bersama gurunya Socrates dan muridnya Aristoteles, ia meletakkan dasar yang paling dasar dari filsafat dan sains Barat.

Aristoteles (c. 384 – 322 SM) adalah seorang filsuf di Yunani Kuno. Bersama gurunya Plato, ia dianggap sebagai “Bapak Filsafat Barat”. Dia juga guru pribadi dari Alexander The Great.

300 SM – Bamboo Table, Euclid, Euclid’s elements merupakan  satu set 21 strip bambu yang dibuat sekitar 2300 tahun yang lalu di Cina. Jika disusun dengan benar akan membentuk tabel perkalian dalam basis 10, ditulis dalam kaligrafi Tiongkok kuno.

Euclid dari Alexandria adalah seorang ahli matematika yang membuat buku The Elements yang pertama kali memperkenalkan geometri Euclidean, mendefinisikan lima aksioma, dan berisi banyak bukti penting dalam teori geometri dan bilangan, termasuk bahwa ada banyak bilangan prima yang tak terhingga.

Euclid’s Elements – Euclid menulis The Elements, merupakan kumpulan 13 buku berisi definisi matematika, postulat, teorema, dan bukti, dan mencakup topik seperti geometri dan teori bilangan.

200 SM – Suàn shù shū, Archimedes, Apollonius, Suàn shù shū yang berarti Buku Bilangan dan Perhitungan, adalah salah satu manuskrip matematika tertua dari Tiongkok yang ditulis sekitar 200 SM dan terdiri dari 200 bilah bambu.

Archimedes (c. 287 – 212 SM) adalah seorang ilmuwan yang menemukan banyak konsep kalkulus dan bekerja di geometri, analisis, dan mekanika.

Apollonius dari Perga (c. 200 SM) adalah seorang matematikawan yang terkenal karena karyanya pada empat bagian berbentuk kerucut.

100 M – Heron, Ptolemy, Niko merupakan salah satu “eksperimenter” terbesar dari zaman kuno.

Claudius Ptolemy (c. 100 – 170 M) adalah seorang matematikawan yang diingat untuk model Ptolemeus atau Geosentris alam semesta bahwa bumi ada di pusat dan semua planet dan matahari berputar di sekitarnya.

Nicomachus dari Gerasa (c. 60 – 120) adalah seorang matematikawan yang menciptakan buku pengantar aritmatika berisi penyebutan pertama dari bilangan sempurna.

200 M – Diophantus, Liu. Penemuannya disebut persamaan Diophantine.

400 M – Hypa adalah seorang astronom dan ahli matematika Ia mengedit atau menulis komentar pada banyak buku ilmiah pada masanya, dan membangun astrolab dan hidrometer.

500 M – Zu, Aryabhata Zu Chongzhi ( , 429 – 500 M) adalah astronom, ahli matematika, penulis, politikus dan penemu dari Cina.

Aryabhata (आर्यभट, 476 – 550) . Ia mendefinisikan fungsi trigonometri, memecahkan persamaan kuadrat simultan, menemukan pendekatan untuk π, dan menyadari bahwa π tidak rasional.

600 M – Brahmagupta, Bhaskara I, Ia menemukan aturan untuk penjumlahan, pengurangan dan perkalian dengan bilangan nol dan negatif.

Bhaskara I (c. 600 – 680 M) adalah seorang matematikawan India, dan orang pertama yang menulis angka dalam sistem desimal Hindu dengan lingkaran sebagai nol.

700 M – Khmer Zero. Prasasti di batu ini termasuk penggunaan tertua dari angka nol yang berasal dari peradaban Khmer di Kamboja, sekitar tahun 683 M.

Al-Jabr pencipta buku buku Al-kitāb al-mukhtaṣar fī ḥisāb al-ğabr wa’l-muqābala (disingkat:Al-Jabr) atau diterjemahkan The Compendious Book of Calculations by Completion and Balancing merupakan karangan dari Al-Khawarizmi

900 M – Thabit adalah salah satu reformis pertama sistem Ptolemeus tata surya kita.

1000M – Al-Karaji, adalah orang pertama yang menggunakan pembuktian melalui induksi, yang memungkinkannya untuk membuktikan teorema binomial.

Hasan Ibn al-Haytham (c. 965 – 1050). Dia adalah pendukung metode ilmiah: keyakinan bahwa hipotesis ilmiah apapun harus diverifikasi menggunakan eksperimen atau logika matematika – berabad-abad sebelum ilmuwan Eropa selama zaman Renaisans.

Jia Xian ( , c. 1010-1070) adalah seorang yang  mendeskripsikan segitiga Pascal, lebih dari enam abad sebelum Pascal, dan menggunakannya untuk menghitung akar kuadrat dan kubus.

1100 M – Maya Codex, Al Jabr salah satu dokumennya adalah Dresden codex yang dibuat pada abad ke-13 dan menggambarkan matematika dan astronomi Maya.

Al Jabr – Maqalah fi al-jabra wa-al muqabalah, yang berarti Demonstrasi Soal Aljabar, adalah naskah yang ditulis oleh matematikawan Persia Omar Khayyam, sekitar tahun 1100 M.

Omar Khayyam (عمر خیّام , 1048 – 1131) adalah seorang matematikawan yang berhasil mengklasifikasikan dan menyelesaikan semua persamaan kubik, dan menemukan cara baru untuk memahami aksioma paralel Euclid.

1200M – Liber Abaci, Al-Din Tusi, Fibonacci. Liber Abaci, bahasa Latin untuk Book of Calculation, diterbitkan pada tahun 1202 oleh Leonardo Fibonacci.

Nasir al-Din Tusi (1201 – 1274) adalah seorang arsitek, filsuf, dokter, ilmuwan, dan teolog, serta penulis yang produktif.

Leonardo Pisano, dikenal sebagai Fibonacci (1175 – 1250) adalah seorang matematikawan yang menciptakan urutan nomor yang dinamai menurut namanya: 1, 1, 2, 3, 5, 8, 13,…

1300M – Zhu Shijie (朱世杰, 1249 – 1314) adalah salah satu ahli matematika yang menciptakan buku Jade Mirror of the Four Unknowns, dia menunjukkan bagaimana menyelesaikan 288 masalah yang berbeda menggunakan sistem persamaan polinomial dan empat variabel (disebut Heaven, Earth, Man, and Matter).

1400M – Madhava (c. 1340 – 1425) adalah seorang matematikawan dan astronom dari India selatan. Semua karya aslinya telah hilang, tetapi ia memiliki pengaruh yang besar pada perkembangan matematika.

1500M–Da Vinci (1452 – 1519) adalah seorang seniman dan polimatik Italia. Minatnya berkisar dari lukisan, patung dan arsitektur hingga teknik, matematika, anatomi, astronomi, botani, dan kartografi.

Luca Pacioli adalah seorang biarawan dan ahli matematika Italia berpengaruh, yang menemukan simbol standar untuk plus dan minus (+ dan -).

Johannes Kepler (1571 – 1630) adalah seorang astronom dan ahli matematika yang terkenal karena tiga hukum gerak planetnya.

Galileo Galilei (1564 – 1642) adalah seorang astronom, fisikawan dan insinyur Italia. Ia menggunakan salah satu teleskop pertama untuk melakukan pengamatan langit malam, di mana ia menemukan empat bulan terbesar Jupiter, fase Venus, bintik matahari, dan banyak lagi.

René Descartes (1596 – 1650) adalah seorang matematikawan dengan salah satu kutipannya yang paling terkenal adalah “I think, therefore I am”.

Jacob Bernoulli (1655 – 1705) adalah seorang matematikawan Swiss, dan salah satu dari banyak ilmuwan penting dalam keluarga Bernoulli.

Gottfried Wilhelm Leibniz (1646 – 1716) adalah seorang ahli matematika yang menemukan kalkulus, dan menciptakan beberapa kalkulator mekanis pertama.

Sir Isaac Newton (1642 – 1726) adalah seorang profesor di Universitas Cambridge, dan presiden Royal Society di London.

Joseph-Louis Lagrange (1736 – 1813) adalah seorang matematikawan Italia yang menggantikan Leonard Euler sebagai direktur Akademi Ilmu Pengetahuan di Berlin.

Augustin-Louis Cauchy (1789 – 1857) adalah seorang ahli matematika yang berkontribusi pada berbagai bidang dalam matematika, dan lusinan teorema dinamai menurut namanya.

Augustus De Morgan (1806 – 1871) adalah seorang matematikawan yang mempelajari sifat geometris dari bilangan kompleks, induksi matematika yang diformalkan, menyarankan quaternions, dan menghasilkan notasi matematika baru.

Kurt Gödel (1906 – 1978) adalah seorang matematikawan Austria yang kemudian berimigrasi ke Amerika, dan dianggap sebagai salah satu ahli logika terbesar dalam sejarah.

Alan Turing (1912 – 1954) adalah seorang matematikawan Inggris dan sering disebut sebagai “bapak ilmu komputer”.

David Hilbert (1862 – 1943) adalah salah satu ahli matematika paling berpengaruh di abad ke-20. Dia bekerja di hampir setiap bidang matematika, dan sangat tertarik untuk membangun fondasi formal dan logis untuk matematika.

Terence Tao disebut sebagai “Mozart matematika”. Saat berusia 13 tahun, ia menjadi pemenang Olimpiade Matematika Internasional termuda, dan saat berusia 24 tahun, ia menjadi profesor tetap termuda di Universitas California, Los Angeles.

Sir Andrew Wiles (lahir 1953) adalah matematikawan Inggris yang terkenal karena membuktikan Fermat’s Last Theorem..

Maryam Mirzakhani (مریم میرزاخانی , 1977 – 2017) adalah seorang matematikawan Iran dan profesor di Universitas Stanford. Dia adalah satu-satunya wanita yang menerima Fields Medal, penghargaan tertinggi dalam matematika.

Sumber :

Langkah-langkah menjadi Peneliti Sejarah

Langkah-langkah menjadi Peneliti Sejarah

Oleh Devi Nurul Amalia

Peneliti adalah seseorang yang melakukan aktivitas tertentu untuk memperoleh suatu pengetahuan. Penelitian sejarah adalah penelitian yang berupaya untuk mempelajari, memahami, dan menafsirkan peristiwa masa lalu, dengan tujuan untuk mencapai wawasan atau kesimpulan tentang orang atau kejadian masa lalu. Untuk menjadi peneliti, kita perlu melakukan penelitian yang dapat ditempuh dengan cara: memilih topik, mengumpulkan sumber (heuristik), memverifikasi sumber (kritik tentang keabsahan sumber), melakukan interpretasi (analisis dan sintesis), dan melakukan penulisan (historiografi).

Pemilihan Topik

Sebelum terjun kelapangan untuk melakukan penelitian maka seorang peneliti harus memilih konsep atau gagasan apa yang akan diteliti agar tidak banyak waktu yang terbuang. Cara menentukan topik dapat dilakukan dengan melihat keadaan sekitar. Carilah topik yang memiliki hubungan dengan diri sendiri. Hal itu, akan mempermudah kita secara emosional maupun teknis. Sebagai contoh, seorang peneliti memiliki rumah didekat danau. Danau tersebut dapat dijadikan objek penelitian.

 Pengumpulan Sumber

Setelah menentukan topik yang akan diteliti, langkah selanjutnya yaitu mencari sumber-sumber yang akan mendukung penelitian. Sumber Sejarah terbagi menjadi dua yaitu sumber primer (dokumen asli, artefak, tulang belulang) dan sumber sekunder yaitu majalah, jurnal, buku, ensiklopedia, internet

Verifikasi (Kritik Sejarah)

Tahap berikutnya yaitu melakukan verifikasi. Verifikasi, atau kritik sejarah, atau keabsahan sumber terbagi menjadi dua, yaitu otentisitas (keaslian sumber) dan kredibelitas (kritik interen). Pelbagai sumber yang berhasil dikumpulkan tentu saja tidak semua dapat diterima. Sebagai peneliti sejarah maka harus bersikap kritis terhadap data yang telah berhasil dikumpulkan, apakah sumber data tersebut asli atau mungkin informasi dari data tersebut meragukan, maka semua itu harus diuji. Langkah pengujian tepatnya pengecekan tersebut disebut “kritik”. Kritik yang menyangkut masalah sumber data, misalnya apakah prasasti, dokumen atau yang lain tersebut asli atau palsu disebut dengan kritik ekstern. Setelah sumber data dianggap beres, peneliti kemudian melakukan kritik intern,yaitu mengecek apakah isi yang terdapat dari sumber data tersebut valid atau tidak. Pelbagai data yang telah lolos kedua kritik tersebut kemudian menjadi fakta (data yang sudah terseleksi)

 Interpretasi (Penafsiran)

Langkah selanjutnya adalah penafsiran agar fakta yang diperoleh dapat mempunyai bentuk dan struktur. Hal ini ditujukan agar tidak terjaddi penafsiran yang salah oleh beberapa  orang yang berpikiran sempit.

Penulisan (Historiografi)

Yang terakhir yaitu penulisan. Aspek kronologi sangatlah penting dalam penulisan penelitian sejarah. Demikian pula, dalam menuliskan hasilnya, peneliti sejarah harus sadar bahwa tulisan itu bukan hanya untuk dirinya sendiri, akan tetapi untuk dibaca orang lain. Oleh karena itu, perlu dipertimbangkan struktur dan gaya bahasanya.

Penelitian Sejarah

Penelitian Sejarah

oleh Devi Nurul Amalia

Penelitian sejarah adalah prosedur pelengkap observasi dimana peneliti berusaha menguji keaslian laporan atau observasi yang dibuat oleh orang lain. Riset adalah upaya yang sangat keras dan gigih untuk berpikir jernih yang melibatkan pengumpulan dan penggunaan data secara cerdas. Data adalah informasi yang disusun untuk dianalisis atau digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan.

Tujuan penelitian sejarah :

  1. Membuat timeline sejarahsecara logis
  2. Mengumpulkan informasi yang berkaitan dengan artefak sejarah
  3. Melengkapi data sejarah
  4. Menjawab pertanyaan mengapa
  5. Menyampaikan ke masyarakat untuk manfaat bersama

Ciri-ciri dari seorang peneliti sejarah :

1. Persistent (gigih)

2. Sabar

3. Tidak memihak

4. Kolektor data

Langkah penelitian sejarah:

1. Fokus pada satu hal

2. Mengumpulkan data primer dan data sekunder

3. Mengevaluasi sumber

4. Membuat hipotesis

5. Membuat laporan

Sumber Sejarah:

1. Sumber Primer yaitu dokumen asli, artefak, tulang belulang

2. Sumber Sekunder yaitu majalah, jurnal, buku, ensiklopedia, internet

Time Line Sejarah Matematika

Time Line Sejarah Matematika

Oleh : Devi Nurul Amalia

Sejarah adalah timeline, dimana time line adalah ruang dan waktu. Ruang merupakan tempat. Waktu dibagi tiga yaitu lampau sekarang dan akan datang. Jadi, Sejarah adalah peristiwa yang terjadi di masa lampau dan diceritakan dimasa sekarang. Sejarah Matematika dimulai dari Zaman Batu, Zaman perunggu, Zaman Yunani Kuno (Zaman Klasik). Pada zaman Yunani Kuno sudah muncul banyak ilmuan, diantaranya :

1. Thales (624-545 SM). Beliau mengungkap air adalah sumber dari segalanya.

2. Pythagoras (580 SM–500 SM). Beliau adalah pencipta teorema Pythagoras

3. Socrates (469 SM-399 SM). Socrates dikenal sebagai bapak dan sumber etika atau filsafat moral, dan juga filsafat secara umum.

4. Plato (427 SM-347 SM). Menurut Plato, matematika itu adalah pikiran.

5. Aristoteles (384 SM- 322 SM).

Pada abad ke-12 di Eropa disebut zaman kegelapan karena kebenaran di dominasi oleh gereja. Gereja mengalami kesalahan dengan menganggap bahwa sistem tata surya berpusat pada bumi (geosentris), sedangkan ilmuwan menemukan bahwa pusat tatasurya berada pada matahari (heliosentris). Pertentangan dan penemuan heliosentris menjadi awal dari abad modern (1500 M). Pada abad ini terdapat seorang ilmuan bernama Hilbert. Ia berusaha membuat 1 sistim matematika saja di dunia. Hilbert memiliki murid bernama Godel. Godel juga menciptakan Bilangan Godel yang menjadi cikal bakal dikembangkannya bilangan Alan Turing (menciptakan bilangan alam mesin).

Zaman kontemporer bermula dari abad 20 M dan masih berlangsung hingga saat ini. Zaman ini ditandai dengan adanya teknologi-teknologi canggih dan spesialisasi ilmu. Pada zaman ini, ilmuwan yang menonjol dan banyak dibicarakan adalah fisikawan. Bidang fisika menjadi titik pusat perkembangan ilmu pada masa ini. Fisikawan yang paling terkenal pada abad ke-20 adalah Albert Einstein yang mengemukakan teori relativitas dan juga banyak menyumbang bagi pengembangan mekanik akuantum, mekanika statistik, dan kosmologi.

Hingga kini, perkembangan ilmu matematika terus berjalan. Dimana ilmu matematika dapat diterapkan ke semua ilmu pengatahuan yang ada. Tokoh-tokoh matematikawan pun terus tumbus dan menemukan teori-teori yang sangat digunakan dan dibutuhkan oleh umat manusia.

Sejarah adalah Diri Sendiri

Sejarah adalah Diri Sendiri

Oleh Devi Nurul Amalia

Sejarah merupakan kejadian dan peristiwa yang benar-benar terjadi pada masa lampau. Menurut beberapa ahli, pengertian sejarah adalah (sumber : Wikipedia)

J.V. Bryce : Sejarah adalah catatan dari apa yang telah dipikirkan, dikatakan, dan diperbuat oleh manusia.

Moh. Yamin :Sejarah adalah suatu ilmu pengetahuan yang disusun atas hasil penyelidikan beberapa peristiwa yang dapat dibuktikan dengan bahan kenyataan.

Ibnu Khaldun (1332–1406) :Sejarah didefinisikan sebagai catatan tentang masyarakat umum manusia atau peradaban manusia yang terjadi pada watak/sifat masyarakat itu.

Menurut Prof.Dr.Marsigit,M.A. sejarah adalah pikiran dan karya seseorang. Pikiran adalah rasio dan pikiran yang diperoleh dalam perkuliahan. Karya adalah karya penelitian. Metode perkuliahan yang dipakai adalah penelitian referensi. Dimana referensi dapat berupa buku, jurnal, ensiklopedia, penerbitan, dll.  (sumber : perkuliahan Sejarah Matematika bersama Prof.Dr.Marsigit,M.A)

       Dari pengertian diatas, dapat dikaitkan antara sejarah sebagai karya dan diri sendiri dengan sejarah sebagai suatu kejadian yang benar-benar terjadi di masa lampau. Jadi, sejarah merupakan kejadian yang benar-benar terjadi di masa lampau. Dan sejarah diketahui, diselidiki / ditelusuri dari suatu karya (berupa catatan). Karya dibuat olehseseorang. Sehingga dapat dihubungkan sejarah adalah diri seseorang.

       Bagaimana pun pandangannya, pemikiran seseorang satu dengan yang lainnya pasti berbeda. Dan satu hal yang pasti kita harus benar benar mengkaji sejarah dengan 3 poin yang perlu diriset dalam sejarah, yaitu :

  1. Hakikat (ontologi), terdapat 2 perkara yaitu realita(fakta) dan konsep. Realita adalah fenomena hidup awal akhir zaman. Contoh : awal dari kehidupan adalah ciptaan Tuhan, awal dari matematika adalah definisi. Ontologi sejarah matematika adalah sejarah matematika , terdapat 2 macam yaitu realita dan konsep. Realita dan konsep mengalir dari awal sampai akhir. Sejarah mengalir dari zaman mesakotamea, jaman  babilonia, mesir kuno, yunani, continental (Eropa), dunia Islam, perdaban India dan Cina, serta Jepang. Konsep awal matematika merupakan keberadaan matematika. Seperti dalam kehidupan. Sebagai contoh bentuk (elip, persegi, dll) dan perhitungan aritmatika. Realita adalah efidence dari sejarah. Kebenaran dalam sejarah terdapat 2 yaitu kebenaran kecocokan (korespondensi) dan kebenaran kesesuaian (koherensi).
  2. Metode riset (etistimologi), merupakan sumber seperti kapan dan siapa.
  3. Manfaat (aksiologi), menjaga moralitas karena terdiri dari ektik dan estetika. Yang menghindarkan diri untuk tidak membuat hoax/teori konpirasi.

Nilai dan Realitas dalam Pandangan Sejarah

Nilai Kehidupan dalam Pandangan Sejarah

Oleh Devi Nurul Amalia

            Nilai adalah norma. Dalam bahasa Inggris value memiliki arti sesuatu yang dianggap baik. Sebagai contoh Negara Indonesia memiliki nilai Pancasila dan UUD 1945. Sejarah tidak terlepas dari nilai. Sejarah hanya diperuntukkan untuk orang-orang yang ingin mengetahui nilai. Nilai (value)  memiliki tiga bagian yaitu manfaat, metode, dan hakikat.

            Sejarah merupakan peristiwa yang benar-benar sudah terjadi di masa lampau. Seperti halnya kegiatan perkuliahan yang sudah berlalu pun merupakan suatu sejarah. Murninya nilai sejarah dapat dilihat dari berbagai cara. Sebagai contoh kegiatan perkuliahan. Jika dilihat dari value sebelum dan sesudah perkuliahan daring, maka value nya yaitu video conference dan tugas. Jika dilihat dari value grade(skor), maka value nya yaitu nilai tugas, nilai mata kuliah, dan sebagainya.

            Melihat dari Value dan realitas. Realitas merupakan sesuatu yang dapat dirasakan kualitasnya. Jika kita berpikir secara logis dan mendalam maka semua ciptaan Tuhan yang dapat dirasakan langsung oleh indera merupakan realita (berkualitas). Akan tetapi karena tidak kesempurnaan manusia, maka juga bisa melihat realitas yang tidak berkualitas (sebagai contoh pemandangan yang dilihat kurang bagus). Sementara value merupakan sesuatu yang hanya bisa dirasakan, dan tidak dapat ditangkap oleh indera. Sebagai contoh rasa malu, khawatir, dan lainnya.

            Value dan realitas dapat dikaitkan dengan kualitas dan kuantitas. Dimana value berhubungan dengan kualitas. Sebagai contoh perasaan, kreativitas, dinamis, dan sebagainya.. Sementara realitas berhubungan dengan kuantitas. Sebagai contoh banyak, perbandingan, urutan, dan sebagainya. Sesuatu hal yang dirasa “mungkin” merupakan suatu kompromi dari kualitas dan kuantitas.

            Dalam ilmu matematika, jika dilihat dari segi kualitas matematika berada diurutan terbawah. Mengapa demikian? Hal ini dikarenankan matematika merupakan ilmu yang pasti. Dimana konsep, teori, data menjadi hal yang paling diunggulkan dalam ilmu matematika. Bukan perasaan. Dan sebaliknya, jika dilihat dari segi kuantitas, matematika berada diurutan teratas.

            Diatas level suatu kualitas terdapat suatu hal yang disebut dengan metafisik. Dimana yang dimaksud dengan metafisik yaitu suatu perasaan dibalik yang terlihat. Metafisik sangat sulit diketahui oleh seseorang. Tidak banyak orang yang mengetahui hal apa yang sebenarnya terjadi dibalik apa yang ditangkap indera (kuantitas) dan apa yang dirasakan akibat refleksi dari indera itu sendiri (kualitas). Sebagai contoh dari metafisik yaitu perasaan sedih dibalik senyuman yang diberikan kepada orang lain. Perasaan ini hanya akan diketahui oleh orang itu sendiri dan orang yang betul-betul memiliki kemampuan metafisik. Hal inilah mengapa metafisik memiliki posisi diatas kualitas.

            Dari adanya metafisik maka akan timbulah suatu kemurnian. Sebagai mana kebaikan. Kebaikan tertinggi yang ada yaitu kebaikan agama dengan kemurniannya. Kebaikan dengan suatu catatan bukanlah kebaikan yang murni. Jika dilihat dari segi sejarah, sejarah diketahui karena adanya data peninggalan dari masa lampau. Oleh karena itu, data sejarah juga memiliki nilai kemurnian. Data sejarah yang masih murni memiliki nilai berkualitas (untuk kebaikan bersama). Sementara data sejarah yang tidak murni yaitu data yang sudah tercampur oleh teori konspirasi sehingga menjadi hoax hanya untuk keperluan politik (untuk keperluan pribadi atau suatu kelompok tertentu).

            Untuk mengendalikan emosi, diperlukan adanya membangun diri. Membangun diri memiliki level diatas metafisik. Dimana dalam membangun diri dilakukannya reduksi. Reduksi yang dimaksud yaitu mengurangi, memilih dan memilah yang baik dan buruk. Dalam kehidupan ini, kita menjalani kehidupan yang linear dan siklik. Kehidupan linear maksudnya kita tidak dapat kembali ke waktu yang sudah berlalu. Sementara kehidupan siklik maksudnya kita akan melakukan beberapa hal yang sama seperti yang sudah dilakukan di hari sebelumnya. Seperti makan, pergi ke sekolah, dan lainnya. Oleh karena itu, perlu dilakukannya membangun diri agar di waktu yang akan datang kehidupan kita menjadi lebih baik.

Artikel Kewirausahaan

Artikel kali ini yaitu artikel bertemakan wirausaha yang saya buat sendiri sebagai salah satu syarat untuk mengikuti UKM Kewirausahaan di Universitas Negeri Yogyakarta. Selamat membaca, semoga bermanfaat 🙂

 

Mahasiswa, Jiwa Wirausaha

Mahasiswa, dan wirausaha. Wirausaha berasal dari kata “wira” dan “usaha”. Wira berarti pejuang, pahlawan, manusia unggul, teladan, berbudi luhur, gagah berani dan berwatak agung. Usaha berarti perbuatan amal, bekerja, dan berbuat sesuatu. Jadi wirausaha adalah pejuang atau pahlawan yang berbuat sesuatu. Perbuatan tersebut berupa melihat dan menilai kesempatan bisnis, mengumpulkan sumber daya yang dibutuhkan untuk mengambil tindakan yang tepat dan mengambil keuntungan dalam rangka meraih kesuksesan dengan keberanian untuk mengambil resiko. Wirausaha juga memiliki keutamaan, kreatifitas, dan teladan dalam menangani usaha atau perusahaan.

Mahasiswa adalah sebutan bagi orang yang sedang menempuh pendidikan tinggi di sebuah perguruan tinggi yang terdiri atas sekolah tinggi, akademi, dan yang paling umum adalah universitas. Sepanjang sejarah, mahasiswa di berbagai negara mengambil peran penting dalam sejarah suatu negara. Mahasiswa yang berjiwa wirausaha adalah orang yang menempuh pendidikan tinggi yang memiliki jiwa pejuang yang berani untuk melakukan kegiatan dengan segala resiko yang bertujuan meraih keuntungan melalui suatu usaha atau perusahaan.

Perekonomian di Indonesia saat ini masih berkembang. Dan perekonomian rakyat Indonesia masih berada di kisaran menengah ke bawah. Faktanya, masih banyak rakyat yang berusia produktif. Namun, malah tidak memiliki pekerjaan. Bahkan sangat mudah untuk menemukan orang yang kurang mampu di bangsa ini. Pada tahun 2018 ini, realisasi pertumbuhan ekonomi Indonesia juga meleset dari target. Yaitu hanya tumbuh 5,05% dari target yang ditetapkan sebesar 5,2%. Dalam waktu 10 tahun kedepan nasib bangsa akan dipegang generasi saat ini. Terutama pertumbuhan perekonomian bangsa ini. Maka dari itu diperlukan peran serta semua warga yang aktif terutama mahasiswa.

Mengapa mahasiswa? Karena mahasiswa berada direntang usia produktif dan sedang berada di titik awal kariernya. Lantas mahasiswa yang seperti apa yang dibutuhkan dalam dunia wirausaha?  Yaitu mahasiswa yang memiliki tekad serta sikap seorang wirausaha. Tekad yang harus dimiliki oleh seorang wirausaha yaitu keteguhan hati untuk terus berjuang melawan segala resiko yang ada demi suatu kesuksesan. Dengan adanya tekad, maka orang akan memiliki mental yang kuat.  Orang yang memiliki mental kuat akan selalu bekerja rajin tanpa harus diperintah, konsisten tanpa harus diawasi, selalu berinisiatif melakukan hal-hal positif dan selalu mempunyai motivasi kuat serta semangat dalam mencapai cita-cita. Sikap mental sangat menentukan keberhasilan seseorang. Harvard, intitusi di Amerika menyatakan keberhasilan orang-orang sukses di dunia ini, lebih banyak ditentukan oleh sikap mentalnya dibandingkan dengan kemampuan teknis yang dimiliki. Dengan angka perbandingan 85% sikap mental, 15 % kemampuan teknis.

Sikap seorang wirausaha, yaitu sikap yang menggambarkan serta mencerminkan seorang wirausaha dan wajib dimiliki seorang wirausaha. Sikap tersebut meliputi kreatif (mampu menemukan atau menciptakan ide, gagasan karya baru yang sebelumnya belum pernah ada), inovatif (mampu mengembangkan ide, gagasan, karya yang sudah ada menjadi lebih efektif dan efisien), berani mengambil resiko (berani keluar dari zona aman demi mendapat hasil yang maksimal sekalipun beresiko tinggi terhadap usahanya. Namun, sudah melalui pertimbangan yang signifikan), bertanggung jawab, konsisten, percaya diri, memiliki tekad yang kuat, mampu mengendalikan ego, fleksibel (mampu menyesuaikan waktu dan perkembangan jaman), dan terbuka dalam segala saran.

Dengan memiliki tekad dan sikap wirausaha tersebut, mahasiswa mampu memulai usahanya. Namun, sebagian mahasiswa belum memiliki modal yang besar untuk membuka usaha bahkan masih bingung untuk menjalankan usaha dibidang apa. Maka dari itu mahasiswa dapat berperan aktif mengikuti seminar kewirausahaan, kegiatan diluar maupun didalam kampus yang berkaitan dengan wirausaha. Kegiatan diluar kampus mampu meliputi membuka stand didalam pasar pagi pada kegiatan Sunday Morning (Sunmor) misalnya, atau mengikuti seminar yang dilakukan pihak luar.

Sementara kegiatan didalam kampus mampu meliputi unit kegiatan mahasiswa ataupun sebagainya. Di Universitas Negeri Yogyakarta misalnya, mahasiswa yang memiliki tekad serta tertarik dalam bidang wirausaha sangat difasilitasi. Yaitu melalui adanya Unit Kegiatan Mahasiswa Kewirausahaan tingkat universitas, Student Development Program bidang Entrepreneur tingkat jurusan, serta seminar terkait wirausaha. Melalui kegiatan tersebut, diharapkan mahasiswa mampu mengembangkan kreativas serta inovasinya. Mahasiswa juga akan dibimbing dan mampu menekuni wirausaha dan mencari bidang usaha yang sesuai. Diharapkan, melalui kegiatan tersebut mahasiswa mampu menciptakan usaha sendiri serta mampu membuka lapangan pekerjaan kedepannya. Sehingga perekonomian bangsa Indonesia akan membaik kedepannya.

Sebagai mahasiswa muda, kita tidak hanya harus terpaku pada jurusan yang kita tekuni. Kita harus bisa menumbuhkan jiwa wirausaha di dalam diri kita. Melalui tekad, serta sikap-sikap yang dimiliki oleh seorang wirausaha. Tidak ada yang membatasi kita dalam berwirausaha melainkan diri kita sendiri. Kita memegang kendali nasib bangsa ini 10 tahun kedepan. Bahkan masa kini pun kehidupan berada ditangan kita. Kita harus peduli pada nasib bangsa ini. Terutama perekonomian bangsa ini. Semakin bagus perekonomian suatu bangsa maka segala aspek yang ada dalam bangsa ini tentunya akan membaik. Tidak hanya mahasiswa jurusan ekonomi yang mampu membangun perekonomian bangsa ini, namun kita semua, Mahasiswa Indonesia.

Hidup Mahasiswa !

Hidup Mahasiswa Indonesia!

Hidup Rakyat Indonesia!

Hidup Mahasiswa Jiwa Wirausaha!

 

 

Daftar Pustaka

https://coretan-berkelas.blogspot.com/2014/02/pengertian-wirausaha-dan-kewirausahaan.html Diaksees pada: Senin, 27 Agustus 2018 Pukul 16:57

https://www.google.co.id/search?q=wira%20dan%20usaha Diaksees pada: Senin, 27 Agustus 2018 Pukul 16:57

https://id.wikipedia.org/wiki/Mahasiswa   Diaksees pada: Senin, 27 Agusrus 2018 Pukul 17:20

https://www.cnbcindonesia.com/news/20180108191250-4-929/kondisi-perekonomian-indonesia-2018-menurut-sri-mulyani Diaksees pada: Selasa, 28 Agustus 2018 Pukul 16:59

https://blog.sribu.com/12-sikap-yang-harus-dimiliki-pelaku-wirausaha-untuk-sukses/ Diaksees pada: Selaasa, 28 Agustus 2018 Pukul 17:15